Senin, 20 November 2017

Cara Menghaluskan Kulit Wajah Secara Alami

November 20, 2017 0 Comments


Memiliki kulit yang cantik, mulus serta nampak awet murah sudah menjadi impian sebagian orang, khususnya bagi kaum hawa. Namun sayangnya tidak semua orang dapat memiliki wajah idaman mereka. Alhasil, berbagai cara pun dilakukan demi mendapatkan kulit wajah yang sesuai dengan keinginan. Mulai dari pergi kesalon untuk melakukan perawatan hingga mencoba cara tradisional yang lebih aman. Berbagai produk kecantikan pun ramai bertebaran dan menjanjikan kulit wajah yang putih, mulus serta bersinar. Embel-embel tersebut tak ayal membuat sebagian orang tergiur dan ingin mencobanya. Sayang, tidak semua produk kecantikan yang ditawarkan dijamin aman. Bukan rahasia lagi jika produk kecantikan yang sebagian besar diproduksi memakai zat-zat kimia yang jika dipakai terus menerus akan memberikan dampak bagi kesehatan kulit wajah.

Pilihan yang bijaksana untuk menghaluskan kulit adalah dengan memakai bahan-bahan alami yang dapat mudah kita temukan dialam. Meskipun tidak langsung menunjukkan hasil karena memang harus bersabar dan menggunakannya secara berkala, produk dari alam tetap saja menjadi primadona bagi para pemburu kulit yang cantik menawan. Berikut ini adalah cara menghaluskan kulit wajah yang bisa dipraktekan di rumah dengan mudah dan hemat biaya.

1.  Air Putih

Air merupakan komponen tubuh yang sangat penting bagi metabolisme. Kekurangan air dapat menimbulkan masalah bagi tubuh yang salah satunya berdampak pada kondisi wajah. Kulit wajah menjadi kering serta kusam akibat dari dehidrasi, kekurangan cairan tubuh. Oleh karena itu jika Anda ingin memiliki kulit yang halus dan bercahaya, cara paling mudah menghaluskan kulit ialah dengan cukup mengkonsumsi air putih. Minumlah air putih mulai dari 8 hingga 10 gelas perhari. Cara yang tidak memakan banyak waktu serta biaya bukan? 

2.  Madu dan Telur


Madu sejak dulu memang dikenal memiliki banyak kegunaan, selain sebagai campuran bahan makanan ternyata ada khasiat lain yakni untuk menghaluskan kulit wajah. Caranya sangat sederhana dan tak membuang banyak waktu, Anda cukup mencampurkan madu dan putih telur. Sebelum dicampur terlebih dahulu kocok madu, ambil 1-2 sendok makan madu dengan putih telur ayam kampung. Ingat, hanya putih telur saja yang Anda gunakan, jangan sampai tercampur dengan kuning telurnya yah. Kemudian basuh dan bersihkan wajah Anda, oleskan campuran madu dan telur tadi hingga merata dipermukaan wajah Anda. Diamkan selama selama beberapa menit, lalu bilas wajah Anda hingga bersih. Lakukan secara teratur untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kulit wajah yang mulus nan bersih bukan lagi sekedar impian.

3.  Scrub Kopi

Bagi para penggemar kopi, minuman satu ini memang tiada duanya. Cita rasanya yang pahit tak membuat para penggemarnya meninggalkan minuman berwarna hitam ini. Ternyata kopi juga dapat kita gunakan sebagai scrub lho! Nah, Anda yang sering pergi perawatan kesalon pasti tahu apa itu scrub, yaitu perawatan kulit yang menggunakan butiran-butiran kecil untuk mengangkat sel kulit mati. Membuat scrub kopi mudah sekali, anda bisa mendapatkan perawatan ala salon dengan menggunakan scrub tanpa membayar banyak biaya, siapkan kopi, gula pasir dan minyak zaitun.

Campurkan masing-masing 2 sendok makan kopi, gula serta minyak zaitun. Kemudian campurkan ketiga bahan tersebut menjadi satu, lalu bersihkan wajah Anda sebelum menggunakan scrub. Gosokkan scrub kopi keseluruh bagian wajah, sembari menggosok dengan memutar. Lakukan selama 15-20 detik, setelah selesai bilas wajah dengan menggunakan air hangat. Bagaimana? Rasanya wajah Anda lebih terasa mulus bukan. Gunakan scrub kopi minimal seminggu sekali, dan pastikan wajah Anda dalam keadaan selalu bersih dari debu dan kotoran.

4.  Masker Alpukat


Si buah hijau nan menggoda ini memang sangat cocok dijadikan jus buah apalagi ketika musim panas tiba. Kandungan nutrisi dalam buah ini dipercaya dapat membantu melembabkan kulit secara alami, sehingga cocok bagi kamu yang memiliki kulit kering dan kusam. Alpukat bermanfaat untuk melindungi kulit dari keriput dan tanda-tanda dari penuaan dini karena alpukat banyak mengandung karotenoid anti-oksidan, vitamin E, dan vitamin C. Nah, tidak ada salahnya menggunakan campuran buah alpukat dan madu sebagai pengganti produk-produk kecantikan buatan pabrik yang banyak menggandung zat-zat kimia. Cukup dengan setengah bagian buah alpukat dan 2 sendok makan madu. Haluskan buah alpukat kemudian campurkan dengan madu. Bilas wajah hingga bersih, lalu gunakan campuran buah alpukat dan madu sebagai masker. Tunggu hingga 30 menit, setelah itu bilas wajah dengan air hangat.

Minggu, 17 September 2017

Perjalanan Panjang

September 17, 2017 0 Comments

Ketika dirimu lelah melangkahkan kaki untuk meneruskan perjalanan hidupmu yang panjang, dan tak tahu kapan akan berujung, temuilah aku meski hanya dalam bayang ilusimu. Biarkan semua beban rebah dipundakku yang kecil ini, bagilah rasa sakit, kecewa dan khawatirmu untuk sekedar meredakan jiwa yang tengah berkecamuk murka. Dunia memang tak akan pernah ada habisnya untuk kita perbincangkan, setiap perjalanan yang tlah dilalui akan melahirkan cerita-cerita baru yang tak akan hilang dari ingatan. Siklus kehidupan yang kadang membuat kita mau tak mau harus menerimanya, menelan pil pahit kenyataan hidup. Bahwa mungkin saja tak ada keadilan di dunia ini, jika dirimu tersadar keadilan adalah wahyu dari langit, hal yang kadang dan sering kali tak dapat kita jangkau. Apalagi bagi mereka dengan tangan-tangan yang lemah tanpa kekuasaan.

Bukankah kehidupan memang perjalanan panjang yang harus dan akan kita lalui, hingga kita benar-benar menyerah dan ingin mengakhirinya saja. Seperti dirimu kini yang tengah tertunduk lesu, membasuh airmata kemudian berusaha untuk menenangkan diri sendiri yang sedang kalut. Kau berteriak mengelurkan seluruh beban yang kau coba untuk simpan sendiri, ke kemudian memaki segala hal yang tak wajar yang ada di dunia ini. Segalanya, segalanya. Segala tentang keadilan semu yang diagung-agungkan oleh mereka yang menyebut diri sebagai pembawa keadilan, namun kau tahu pasti mereka hanyalah sekumpulan orang-orang pecundang yang bersembunyi dibalik topeng yang mereka rancang sendiri.

Ya. Siapa yang nyaman dengan keadilan yang hanya sebatas ilusi indah itu. Perjalanan demi perjalanan panjang yang kau lalui selama ini, membuka kedua matamu yang memang sudah tebuka lebar sejak awal, namun tak mampu menyaksikan keadaan yang sebenarnya. Semakin kau mengetahui dunia ini hingga keakarnya, semakin sesak dan tak sanggup pula dirimu untuk memikulnya. Mengapa? mengapa tak berpura-pura tak tahu saja, jika keadilan yang diperjuangkan tak semuanya murni karena rasa iba. Bukankah banyak yang lebih memilih jalan tersebut daripada mereka harus memendam rasa yang tak terobati sakitnya hingga akhir hayat mereka. Berpura-pura tidak tahu saja, kemudian lanjutkan perjalanan panjangmu dengan berpura-pura tidak tahu jika keadilan di dunia ini bagaikan menunggu wahyu dari langit.

echisianturi
somewhere over the rainbow, 2017

Minggu, 06 Agustus 2017

OPREC FLP BANDARLAMPUNG

Agustus 06, 2017 0 Comments


Kamu tertarik dengan dunia kepenulisan dan ingin menjadi seorang penulis? Yuk, bergabung dengan FLP Bandarlampung!

Syarat & Ketentuan:
1. Berusia Minimal 14 Tahun, (Pelajar/Mahasiswa/Umum)
2. Domisili Bandarlampung
3. Mendaftar pada 1 sd 15 Agustus
4. Mengisi Formulir Pendaftaran (Via Google Form: https://goo.gl/EvF2yW)
5. Mengikuti Pelatihan Kepenulisan pada 19-20 Agustus, HTM Rp.100.000,- (Include Snack, Lunch, Sertifikat, E-book Kepenulisan)
6. Mengirimkan 2 Buah Karya Tulis (Bebas)
7. Membayar uang pendaftaran sebesar 100rb ke Rek Mandiri 124-00-0764246-6 a.n Desi Ilham Sianturi

Narahubung (WA):
Panji: https://goo.gl/C9hgr9
Novri: https://goo.gl/s1FS2j


Forum Lingkar Pena!
Berbakti, Berkarya, Berarti!

Salam Literasi :)

Kamis, 03 Agustus 2017

Eliminasi Hepatitis; Selamatkan Generasi Penerus Bangsa

Agustus 03, 2017 3 Comments

Tapis Blogger bersama dengan Tim dari Kemenkes RI

Pagi diminggu yang cerah (31/07), nampak ada hal yang berbeda di Hotel Asoka. Satu demi satu wajah nan cerah penuh semangat berdatangan dan mulai memadati salah satu ruangan di Hotel Asoka. Mereka adalah para blogger dari Komunitas Tapis Blogger yang akan mengikuti acara Temu Blogger. Sebanyak 30 blogger dari berbagai latar belakang siap untuk ngilmu seputar Hepatitis pagi itu. Acara kece dan bermanfaat tersebut  diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI. Tema kali ini mengangkat tentang "Eliminasi Hepatitis, Menuju Keluarga Sehat", acara ini merupakan rangkaian dari peringatan hari Hepatitis sedunia yang jatuh pada tanggal 28 Juli kemarin. World Hepatitis Day!

Berbicara tentang Hari Hepatitis Sedunia, apakah teman-teman sudah mengetahui sejarah dibaliknya? Tanggal 28 Juli ditetapkan sebagai Hari Hepatitis Sedunia karena bertepatan dengan tanggal lahir penemu virus Hepatitis B yaitu Baruch Samuel Blooberg. Tujuan peringatan Hari Hepatitis Sedunia untuk meningkatkan perhatian, kepedulian, dan pengetahuan masyarakat tentang Penanggulangan Virus Hepatitis di Indonesia. Kemudian, pada resolusi WHA ke 63th tahun 2010 yang diprakarsai oleh Indonesia, semua negara melalukan penanggulangan Hepatitis komprehensif meliputi pencegahandan pengobatan.

Lokasi temu blogger di Hotel Asoka

Nah, Begitu sejarah singkat mengenai Hari Hepatitis Sedunia. Penasaran apa saja yang dibahas pada pertemuan kali ini? Pertemuan kali ini tentu saja membahas tentang penyakit Hepatitis, mulai dari gejalanya, cara penularan hingga pencegahannya. Ilmu yang luar biasa bermanfaat apalagi bagi para blogger yang rata-rata masih awam dengan penyakit yang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Informasi lebih lengkap mengenai Hepatitis dapat teman-teman baca dengan mengunjungi link dibawah ini:


Selain materi mengenai bahaya Hepatitis yang disampaikan oleh para pakar dibidangnya seperti dr. H. Mohamad Subuh, MPPM, namun sayang sekali beliau berhalangan hadir, kemudian digantikan oleh pembicara lain. Tujuan dari temu blogger kali ini bukan hanya sekedar sosialisasi tapi kami mempunyai target yang mampu membuat jari kami keriting, yaitu menjadi Trending Topic di sosial media twitter. Selama acara berlangsung alhasil kami pun harus multitasking, telinga kami bekerja untuk mendengar dan memahami materi yang disampaikan, disisi lain jari-jemari kami pun ikut berdansa di atas keyboard handphone masing-masing. Taraaaaa! jeri payah para blogger pun tidak sia-sia #EliminasiHepatitis pun menjadi Trending Topic nomor dua pada pagi itu.

Kenapa harus menjadi Trending Topic? Tidak dapat dipungkiri sosial media sudah menjadi salah satu gaya hidup yang tidak mampu dipisahkan dari masyarakat. Informasi pun dapat bertukar dengan cepat, ketika topic #EliminasiHepatitis muncul menjadi Trending Topic di twitter, para penggunanya pun akan tertarik dan mulai mencari tahu apa itu sebenarnya hepatitis. Sosialisasi yang sangat efektif dan cepat menyebar, semakin banyak masyarakat yang mengetahui informasi mengenai penyakit Hepatitis, maka harapannya akan memperkecil persentase pengidap Hepatitis. Minimal kita dapat melakukan pencegahan dengan vaksinasi dan pola hidup sehat.

Materi pun dimulai!

Ada beberapa kerugian negara yang disebabkan oleh Hepatitis ini lho, tidak tanggung-tanggung kerugian ini mampu membuat kita tercengang. Setiap tahun terdapat 5,3 juta ibu hamil, HBsAg reaktif pada ibum hamil rata-rata 2,7% maka setiap tahun diperkirakan terdapat 150.000 bayi yang 95% berpotensi mengalami Hepatitis kronis (sirosis atau kanker hati) 30 tahun kedepan jika diabaikan. Bayangkan 95%! Angka yang fantasis dan tentu saja membuat kita khawatir bukan? Berapa biaya yang harus dikeluarkan jika 1 kasus sirosis membutuhkan biaya 1M dan pengobatan kanker hati sekitar 5M dengan angka kesembuhan yang minim. Hayoo berapa kira-kira? Ini bukan hoax atau sekedar menakut-nakuti, hal tersebut fakta yang diperoleh langsung oleh Kementerian Kesehatan RI. Masih mau mengabaikan resiko penyakit satu ini?

Para blogger sibuk mendengarkan materi sembari nge-tweet :D

Tentu saja Kementerian Kesehatan RI tidak berpangku tangan, Kemenkes RI berupaya semaksimal mungkin untuk melawan penyakit Hepatitis di Indonesia. Jika penyakit Hepatitis ini tidak dilawan, maka akan menjadi momok yang sangat berbahaya bagi generasi penerus bangsa. Berikut adalah capaian pengendalian Hepatitis di Indonesia:
1. Sosialisasi faktor risiko penyakit Hepatitis di 34 propinsi
2. Melakukan Imunisasi rutin Hepatitis B pada bayi di 34 propinsi dengan capaian diatas 94%
3. Deteksi dini Hepatitis B sudah dapat dilakukan pada 34 propinsi dan 88 kab/kota
4. Sejak tahun 2016-2017 sudah dilakukan deteksi dini Hepatitis B pada ibu hamil sebanyak 204.629 dan berhasil memproteksi 2.553 bayi terhadap ancaman penularan vertikal dari ibunya
5. Memulai pengobatan Hepatitis C dengan obat Direct Acting Antiviral (DAA) pada 6 propinsi yang diduga jumlah  penderita Hepatitis C terbanyak.
 
Makan siang dulu yuk :)

Bagaimana? Pencapaian yang patut kita berikan apresiasi dari Kementerian Kesehatan RI. Hal tersebut dapat menjadi indikator jika Kemenkes memang benar-benar berupaya untuk mencegah meluasnya virus Hepatitis dimasyarakat. Harapannya para Blogger yang diundang dapat menjadi penyambung lidah bagi masyarakat yang masih belum mengetahui informasi mengenai penyakit ini. Mulai sayangi diri kita sendiri, dengan menjaga pola makan yang teratur, hidup dengan memperhatikan kebersihan itu sangat wajib hukumnya agar tidak menyesal dikemudian hari. Jangan sungkan-sungkan untuk melakukan pemeriksaan rutin di Rumah Sakit terdekat, dan bertanya dengan dokter jika ada hal yang mengganjal. Kesehatan itu mahal harganya, siapa yang rugi jika kesehatan kita terganggung? Tentu saja diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita. :)

Yuk, hidup sehat!
 
@echisianturi
Tapis Blogger

Senin, 31 Juli 2017

Yuk, Kenali Gejala dan Cara Penularan Hepatitis

Juli 31, 2017 0 Comments

World Hepatitis Day by WHO
Siapa yang tidak ingin hidup sehat?

Hampir sebagian orang pasti akan mengatakan bahwa mereka ingin sehat sepanjang hidup mereka, tanpa terkena penyakit yang mengerikan. Namun, terkadang ekspetasi memang tak selalu sejalan dengan realita. Terserang penyakit seperti HIV/AIDS, Diabetes, Jantung Koroner, Stoke, Hepatitis, menjadi momok yang menakutkan. Bukan berarti kita tak mampu menangkalnya sejak dini, menjaga kesehatan dengan pola makan yang teratur, olahraga, istirahat yang cukup dan juga konsultasi dengan dokter setidaknya dapat meminimalisir kemungkinan terburuk. Berbicara mengenai penyakit yang berbahaya, Hepatitis merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan pengidap Hepatitis B Nomor 2 terbesar sesudah Myanmar diantara negara-negara anggota WHO SEAR (South East Asian Region). Diperkirakan 23 juta penduduk Indonesia pernah terinfeksi virus Hepatitis B (menunjukkan 1 diantara 10 penduduk telah terinfeksi), sedangkan pengidap Hepatitis C diperkirakan 5 juta orang. Sebenarnya apa itu penyakit Hepatitis?



Apa sebenarnya Hepatitis itu?
Hepatitis adalah proses peradangan sel-sel hati yang disebabkan oleh berbagai sebab antara lain bakteri, virus, proses auoroimun, obat-obatan, perlemakan, alkohol, dan zat berbahaya lainnya. Masyarakat mengenalnya dengan sebutan penyakit liver, penyakit hati, dan penyakit kuning. Penyebab infeksi (Bakteri, virus, dan parasit) merupakan penyebab terbanyak, diantara penyebab infeksi tersebut, infeksi karena virus Hepatitis A, B, C, D atau E merupakan penyebab tertinggi, walaupun Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya seperti mononucleosis infeksiosa, demam kuning, atau sitomegalovirus. Sedangkan penyebab Hepatitis non virus terutama disebabkan oleh alkohol dan obat-obatan.

1.     Hepatitis A

Hepatitis A adalah penyakit infeksi pada organ hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis A (VHA). Penularannya melalui makanan/minuman yang tercemar virus Hepatitis A yang berasal dari tinja penderita. Gejala akan muncul 15 – 50 hari (rata-rata 28 hari) setelah mengkofirmasi makanan yang tercemar virus Hepatitis A, gejala yang muncul bervariasi bisa ringan sampai berat, gejalanya antara lain:
-      Demam, rasa lemas/lesu, nafsu makan berkurang/tidak ada nafsu makan, mual, muntah, nyeri pada perut bagian kanan atas, Air kencing berwarna teh, Ikterus, warna kekuningan yang bisa terlihat pada mata dan kulit. Makin muda usia anak gejala yang muncul umunya tidak khas atau kadang tidak memberikan gejala


  
Tanda dan Gejala Hepatitis A (source: familinia.com)


Tidak ada pengobatan khusus untuk Hepatitis A, pengobatan hanya bersifat simptomatis dan menjaga keseimbangan nutrisi. Sebelum terkena penyakit Hepatitis ada baiknya kita mulai melakukan langkah pencegahan dengan memberikan imunisasi Hepatitis A. Kemudian makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari bebas dari pencemaran virus Hepatitis A. Antara lain dengan memasak sampai mendidih dengan air bersih sebelum dimakan. Langkah pencegahan yang terakhir adalah Budayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah buang air besar, setelah mengganti popok bayi, dan buang air besar di jamban yang sesuai memenuhi syarat kesehatan.


Hepatitis B
Hepatitis B adalah suatu penyakit yang menyerang hati disebabkan oleh Virus Hepatitis B, bersifat akut dan kronik serta dapat mengakibatkan sirosis (pengerasan hati) dan kanker hati. Penularan penyakit ini melalui darah dan cairan tubuh penderita seperti sperma, air liur, cairan otak. Setiap orang bisa tertular penyakit Hepatitis B, tetapi beberapa kelompok lebih beresiko tinggi terkena Hepatitis B. Diantaranya adalah bayi dan ibu penderita Hepatitis B, bekerja dengan darah dan produk darah (kecelakaan jarum suntik), pengguna jarum suntik tidak steril atau bergantian, pasangan homosex, sering berganti-ganti pasangan. Pengguna tatto, tindik, pisau cukur, jarum perawatan wajah, menicure/pedicure tidak steril dan yang terakhir pengguna sikat gigi bergantian dengan penderita.

 
Penularan Hepatitis B (source: fotolia.com)

Penderita Hepatitis B biasanya tanpa gejala atau hanya gejala ringan berupa, cepat lelah, demam, mual, nyeri perut, nafsu makan berkurang. Sebagian besar orang tidak mengetahui telah tertular virus Hepatitis B oleh karena itu Hepatitis B sering terlambat diketahui. Karena meningkatnya angkat pengidap Hepatitis B setiap tahunnya, kita perlu melakukan beberapa pencegahan penyakit ini. Antara lain Imunisasi aktif HB 0 diberikan segera setelah bayi lahir (kurang dari 12 jam) lanjutkan 3 dosis pada usia 2,3 dan 4 bulan (sesuai dengan program imunisasi nasional). Langkah pencegahan kedua dengan imunisasi pasif (Imunoglobulin), dan terakhir imunisasi pada remaja dan dewasa dilakukan setelah tes laboratorium.


Hepatitis C
Hepatitis C adalah salah satu penyakit yang dapat menyerang hati. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini dapat memicu infeksi dan inflamasi pada hati. Virus Hepatitis C biasanya terdeteksi dalam darah dengan PCR dalam waktu 1-3 minggu setelah infeksi, dan antibod terhadap virus umumnya terdeteksi dalam 314 minggu. Kebanyakan pasien mengembangkan hepatitis C kronis.



Apakah anda tertular Hepatitis C? Segera periksa ke dokter!



Cara penularan hepatitis C yang paling umum terjadi adalah melalui jarum suntik, misalnya pengguna obat-obatan terlarang yang berbagi jarum suntik atau menjalani proses pembuatan tato di tempat yang tidak memiliki peralatan steril. Di samping itu, saling meminjamkan barang pribadi seperti gunting kuku dan sikat gigi serta hubungan seks bebas juga dapat mempertinggi risiko seseorang untuk tertular penyakit ini. Meski demikian, virus hepatitis C tidak akan menular melalui air susu ibu, makanan, minuman, maupun bersentuhan seperti bersalaman atau berpelukan. 

Hepatitis C belum bisa dicegah dengan vaksinasi. Tetapi ada beberapa cara yang dapat kita lakukan  untuk menurunkan risiko penularan, misalnya berhenti atau tidak menggunakan obat-obatan terlarang. Tidak berbagi penggunaan barang-barang pribadi yang berpotensi terkontaminasi darah (seperti gunting kuku dan sikat gigi) juga bisa dilakukan sebagai pencegahan.

Referensi: Buku Saku Hepatitis Kementerian Kesehatan RI 2015